Sekarang kita ikuti kisah perjalanan Mbak Dini salah satu
founder D’BcN yang udah sukses manis dengan bisnis nya, dulunya beliau juga
harus jatuh bangun untuk bisa sukses seperti sekarang:
Tulisan Curhatan-Kicau-an Dini Shanti
jadi di tahun 2003, saya kembali
ngantor, pergi pagi pulang malam, naik angkot, abis itu nemenin anak2, anak2
tidur, saya merintis bisnis
capek? iya
tapi mau gimana lagi? demi impian saya untuk bisa kerja di rumah, saya harus punya bisnis sendiri dan berenti kerja kantoran
puji Tuhan, setahun kontrak habis, saya menolak untuk diperpanjang, walau bisnis masih merangkak, tapi saya meyakinkan diri untuk resign dan fokus ke bisnis online.
capek? iya
tapi mau gimana lagi? demi impian saya untuk bisa kerja di rumah, saya harus punya bisnis sendiri dan berenti kerja kantoran
puji Tuhan, setahun kontrak habis, saya menolak untuk diperpanjang, walau bisnis masih merangkak, tapi saya meyakinkan diri untuk resign dan fokus ke bisnis online.
Jadi saat saya ngantor setahun itu,
saya menjalankan berbagai macam bisnis online, saya berani keluar modal, sambil
mencari bisnis yang cocok buat saya.
tahun 2004 saya resign, merintis bisnis, dimana uang bisnis sebenernya ga cukup buat jadi modal bisnis + rumah tangga, tapi kami ngirit sana sini, ngangkot ke sana sini, ga punya mobil, anak2 ke sekolah naik motor (kasian kalau lagi musim hujan )
tahun 2004 saya resign, merintis bisnis, dimana uang bisnis sebenernya ga cukup buat jadi modal bisnis + rumah tangga, tapi kami ngirit sana sini, ngangkot ke sana sini, ga punya mobil, anak2 ke sekolah naik motor (kasian kalau lagi musim hujan )
impian saya cuma mau bikin anak2 saya hidup nyaman, ga papa saat itu harus susah2 dulu....
selama impian kuat, satu pintu tertutup, pasti pintu / jendela lain terbuka, kita harus jeli...
Berbekal ilmu dari mlm online yang
saya ikuti sebelumnya, saya mengonlinekan sebuah mlm aromaterapi, sambil terus
jalanin bisnis2 online lainnya, saya masih kerja jadi virtual office manager,
tapi saya merintis bisnis saya sendiri.
tapi ternyata, mlm itu pun tutup sodara2....
apakah saya menyerah?
tidak!
saya suka dengan konsep mlm, tapi saya kurang cocok mengerjakannya secara offline, karena saya pemalu (uhuk), ga berani nawarin kalau tatap muka, jadi cara online, adalah cara yang menurut saya paling cocok buat saya
tapi ternyata, mlm itu pun tutup sodara2....
apakah saya menyerah?
tidak!
saya suka dengan konsep mlm, tapi saya kurang cocok mengerjakannya secara offline, karena saya pemalu (uhuk), ga berani nawarin kalau tatap muka, jadi cara online, adalah cara yang menurut saya paling cocok buat saya
pernah ada yang tanya sama saya,
mbak Dini bisa kuliah di Amerika, masa iya pernah hidup susah?
Hey, kehidupan itu berputar, kadang kita di bawah, kadang kita di atas, itu adalah tantangan hidup...
Saya memang lahir di keluarga kaya, dari kecil dimanjakan dg segala kemewahan, tapi suatu waktu saya harus menangis melihat papa saya harus kemana2 naik angkot.
rasanya bangga, pada saat itu saya bisa membelikan papa mobil walaupun hanya kijang tua, yang penting, papa ngga naik angkot lagi.
Hey, kehidupan itu berputar, kadang kita di bawah, kadang kita di atas, itu adalah tantangan hidup...
Saya memang lahir di keluarga kaya, dari kecil dimanjakan dg segala kemewahan, tapi suatu waktu saya harus menangis melihat papa saya harus kemana2 naik angkot.
rasanya bangga, pada saat itu saya bisa membelikan papa mobil walaupun hanya kijang tua, yang penting, papa ngga naik angkot lagi.
Waktu saya bilang th 2005 saya harus
mulai dari 0, sebenernya lebih tepat mulai dari minus, karena banyak hutang.
Begitu juga waktu mlm aromaterapi tutup, malah jadi nambah hutang, karena waktu itu kita boleh ambil barang dulu bayar belakangan, yang ada barang kejual buat beli beras, ngga dibayarin ke perusahaan, jadinya terlibat hutang...
Akhirnya saya merasakan, yang namanya bebas hutang itu enaaaaakkkkkkkkkk dan legaaaaaaaaaaa banget....
Begitu juga waktu mlm aromaterapi tutup, malah jadi nambah hutang, karena waktu itu kita boleh ambil barang dulu bayar belakangan, yang ada barang kejual buat beli beras, ngga dibayarin ke perusahaan, jadinya terlibat hutang...
Akhirnya saya merasakan, yang namanya bebas hutang itu enaaaaakkkkkkkkkk dan legaaaaaaaaaaa banget....
“Akhirnya, saya dan Nadia
Meutia yang sudah malang melintang melakukan beberapa bisnis online
bersama2, mencari2 bisnis mlm yang bisa kami buat jadi online.
Kami bener2 pelajari beberapa mlm, dan di tahun 2006, akhirnya kami memilih Oriflame untuk dijalankan secara online.
Alasannya karena success plan yang bagus, daaannnn... dari tahun 2006 saja, Oriflame sudah menyediakan delivery order ke seluruh pelosok Indonesia, tentunya ini penting banget jika mau dijadikan online...”
Kami bener2 pelajari beberapa mlm, dan di tahun 2006, akhirnya kami memilih Oriflame untuk dijalankan secara online.
Alasannya karena success plan yang bagus, daaannnn... dari tahun 2006 saja, Oriflame sudah menyediakan delivery order ke seluruh pelosok Indonesia, tentunya ini penting banget jika mau dijadikan online...”
Akhirnya saya dan Nadia bikin
kesepakatan, Nadia yang jalanin offline2 nya, saya yang jalanin online2 nya
untuk ngerjain Oriflame.
Pada saat itu, memang saya tidak butuh uang, karena saya masih punya penghasilan besar dari bisnis saya yang lain.
Tapi saya punya keyakinan besar Oriflame bisa jadi pegangan saya untuk jangka panjang.
Akhirnya kita bikin deh d'BC Network, d'BC = the business chain, adalah nama yang saya pakai untuk beberapa bisnis online saya, nadia setuju pakai nama ada d'BC nya
Dan kami mulai merintis, bikin training, bikin system onlinenya...
Pada saat itu, memang saya tidak butuh uang, karena saya masih punya penghasilan besar dari bisnis saya yang lain.
Tapi saya punya keyakinan besar Oriflame bisa jadi pegangan saya untuk jangka panjang.
Akhirnya kita bikin deh d'BC Network, d'BC = the business chain, adalah nama yang saya pakai untuk beberapa bisnis online saya, nadia setuju pakai nama ada d'BC nya
Dan kami mulai merintis, bikin training, bikin system onlinenya...
Bisa dibilang, perjalanan karir saya
di internet kan sebagai guru ya, saya bikin buku pelajaran internet marketing,
saya jadi guru di sekolah internet marketing, tapi, di tahun 2009, saya baru
melihat banyak 'murid' saya yang berhasil. di Oriflame.
Satu persatu saya dengar, hutang sudah lunas, sudah bisa cicil mobil, sudah bisa cicil rumah
Akhirnya th 2009 adalah titik balik saya, saya bilang ke Nadia Meutia , ok Nad, gw siap fokus di Oriflame, dari yang tadinya cuma fokus bikin sistem nya, jadi fokus mengembangkan jaringannya.
Satu persatu saya dengar, hutang sudah lunas, sudah bisa cicil mobil, sudah bisa cicil rumah
Akhirnya th 2009 adalah titik balik saya, saya bilang ke Nadia Meutia , ok Nad, gw siap fokus di Oriflame, dari yang tadinya cuma fokus bikin sistem nya, jadi fokus mengembangkan jaringannya.
Setelah fokus di Oriflame, di tahun
2010 dan 2011, saya dinobatkan menjadi the fastest growing leader se Indonesia
dan Asia
dan di tahun 2012, menjadi the fastest growing leader se Oriflame dunia
dan di tahun 2012, menjadi the fastest growing leader se Oriflame dunia
Kalau nginget dulu kemana2 naik angkot, setiap ngeliat
mobil mewah saya berpikir dan membayangkan saya berada di dalam mobil
tersebut...
Akhirnya, saya dapat mobil mewah CRV dan BMW dari Oriflame,
dan yang penting, anak2 saya sudah hidup nyaman sekarang :)
Akhirnya, saya dapat mobil mewah CRV dan BMW dari Oriflame,
dan yang penting, anak2 saya sudah hidup nyaman sekarang :)
Jika mbak Dini Shanti berhasil menebus mimpi-mimpinya dengan perjuangan yang luar biasa dan tidak kenal lelah...Mengapa kita harus berhenti dan mengatakan tidak ketika kita baru mengawalinya atau bahkan belum sama sekali mengenalnya.... :)

No comments:
Post a Comment
Silahkan kirim pertanyaan dan informasi yang dibutuhkan ke bisnismoralita@gmail.com